Pages

Sunday, July 31, 2011

Pengalaman Pertama Berkemah Sekeluarga di Pasir Mukti

Mungkin bisa dibilang lebay :P, tapi terus terang pengalaman kami sekeluarga berkemah sangat mengesankan, sehingga membuat ketagihan.
Tgl 23-24 Juli 2011 yang lalu kami sekeluarga ikutan Klub Oase berkemah di Pasir Mukti.
Yang sangat mengesankan adalah bagaimana Liza bisa ikutan menikmati acara perkemahan ini (tadinya kami kuatir sekali, bagaimana dia b.a.b kalau closetnya jongkok semua, bagaimana dia bisa tidur di tenda, dll). Dari awal kami sudah menyiapkan diri kami, bahwa ini nginep di perkemahan, bukan hotel. Jadi harus berusaha menikmati setiap momen, seperti apapun keadaannya (makanannya, kondisinya dll). Saya juga berusaha mempersiapkan Liza dengan membuat keterangan tertulis (pendek saja) tentang apa yang akan dia dapatkan disana : bahwa kita akan tidur di tenda, pakai sleeping bag (untungnya gak perlu pakai sleeping bag ,karena tidak terlalu dingin hawanya).
Surprise: semua menikmati, tidak mengeluh!
Donna menyayangkan kenapa cuman semalam :D
Liza tidak marah walau kalau mau ke toilet harus jalan yang agak jauh, malamnya gelap jalan mengikuti cahaya senter (mata Liza minus 8, dengan kacamata minus 5), licin berlumpur lagi (karena malamnya hujan lebat sekali).
Hehehe belum pernah bangun tenda, yang mana dulu yaa? Ternyata tidak sulit kok :)
Naah beres dah tendanya. Hari panas terik, tapi lumayan ada semilir angin dari pepohonan.
Pemandangan cantik dari dalam tenda.
Siang panas terik, Donna bersama teman-teman mengikuti program bersama pihak Pasir Mukti.
Malamnya hujan lebat + sesekali guntur menggelegar. Benar-benar pengalaman yang komplit dan mengasikkan.
Malamnya ada api unggun (untungnya bisa dinyalakan setelah terkena hujan lebat). Bahkan Liza pun ikut menikmati api unggun dari balik jendela tenda.



Baru pertama berkemah tapi sungguh mengesankan bagi kami, dan Tuhan bermurah hati memberikan "edisi komplit" (ada panas terik, ada hujan lebat :)). Terimakasih Tuhan. Juga kepada panitia yang bekerja keras di balik semua yang kami nikmati ini. Kiranya hanya Tuhan yang dapat membalasnya.

No comments: